Rabu, 20 Januari 2010

SUASANA DI KSB

Suasana perpolitikan di KSB semakin naik tensinya. Para elite politik pun dari beberapa parpol di KSB juga ikut tensi emosionalnya naik. Spot jantung para elite juga semakin kencang menghadapi berbagai ujian kepentingan. Alhasil, siapa yang kuat dialah yang survive. Sehingga para elite politik harus bisa bermain dalam pasar politik yang tidak sempurna seperti yang sedang terjadi saat ini. Sebab jika pasar tidak bisa dikendalikan oleh para elite politik maka para spekulan akan leluasa berimprovisasi. Bila spekulan seperti itu, otomotis para elite politik harus berhati-hati dalam pergerakan saham. Sebab harga saham pasti lebih banyak akan ditentukan oleh para spekulan. Sebab pasar sudah tak seimbang. Dan hal yang bisa dilakukan para elite politik di KSB saat ini berusaha mengendalikan pasar dan diarahkan pada pasar persaingan sempurna agar parpol-parpol dapat memiliki bergaining power dan bergaining position. Maksudnya, para elite politik akan memiliki nilai tawar yang tinggi di dalam pergerakan saham dalam pasar persaingan sempurna. Dan harapan kami dari segelintir masyarakat KSB adalah para elite politik dapat mengendalikan pasar dan sahamnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat KSB.

Sabtu, 02 Januari 2010

Minggu, 13 Desember 2009

FGI KSB

Forum Guru Independent (FGI) KSB bukan sebagai polisi dunia pendidikan di KSB. Tapi, keberadaannya dapat digunakan sebagai wahana penampung dan penggodok gagasan, inovasi, kreasi yang muncul dari kalangan guru, sebelum pada gilirannya disampaikan kepada stake holder pendidikan. Dengan demikian, segala prakarsa tidak lagi bersifat top down, namun juga bersifat bottom up. Selain itu, diharapkan dapat tercipta pula hubungan sinergis dan harmonis antar guru dengan stake holder. Kesalahpahaman atau silang kepentingan antar guru dengan stake holder atas suatu konsep dan arah kebijakan, diniscayakan dapat terhindari.
Kalau saja gagasan seperti itu dapat terwujud, pelan tapi pasti, guru-guru akan menyadari bahwa mereka memiliki bargaining position dan bargaining power yang luar biasa. Perampasan hak dan kewajiban mereka sebagai pekerja professional tentu tidak akan terjadi lagi.
Disadari benar bahwa untuk merealisasikan hal tersebut bukanlah semudah membalik telapak tangan. Tetapi kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi??? Kalau bukan kita, siapa lagi???

Pengikut